Breaking News
Loading...
Selasa, 23 April 2013

siapa kah kakek2 yg ada di buku iqro'?

zaidan-kalian pasti heran siapa sih kakek2 yg ada di halaman belakang buku iqro,nah ternyata nama beliau adalah K.H. As'ad Humam dan ini gambarnya

ini dia profil K.H. As'ad Humam

Memang tak banyak orang yang mengenal K.H. As’ad Humam. K.H. As’ad Humam lahir pada tahun 1933. Beliau mengalami cacat fisik sejak remaja. Beliau terkena penyakit pengapuran tulang belakang, dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta selama satu setengah tahun. Penyakit inilah yang dikemudian hari membuat As’ad Humam tak mampu bergerak secara leluasa sepanjang hidupnya. Hal ini dikarenakan sekujur tubuhnya mengejang dan sulit untuk dibungkukkan. Dalam keseharian, sholatnya pun harus dilakukan dengan duduk lurus, tanpa bisa melakukan posisi ruku’ ataupun sujud. Bahkan untuk menengok pun harus membalikkan seluruh tubuhnya. Beliau juga bukan seorang akademisi atau kalangan terdidik lulusan Pesantren atau Sekolah Tinggi Islam, beliau hanya lulusan kelas 2 Madrasah Mualimin Muhammadiyah Yogyakarta (Setingkat SMP).

Nama asli dari KH As’ad Humam hanyalah As’ad saja, sedangkan nama Humam yang diletakkan dibelakang adalah nama ayahnya, H Humam Siradj. KH As’ad Humam (alm) tinggal di Kampung Selokraman, Kotagede Yogyakarta. Ia adalah anak kedua dari 7 bersaudara. Darah wiraswasta diwariskan benar oleh orang tua mereka, terbukti tak ada satu pun dari mereka yang menjadi Pegawai Negeri Sipil. KH Asad Humam sendiri berprofesi sebagai pedagang imitasi di pasar Bringharjo, kawasan Malioboro Yogyakarta. Profesi ini mengantarnya berkenalan dengan KH Dachlan Salim Zarkasyi.

Tahun 1975, KH As’ad Humam menggunakan metode Qiroati yang disusun KH Dachlan Salim Zarkasyi dari Semarang. KH Dachlan Zarkasyi sendiri membukukan Qiroati sejak tahun 1963. Pada saat itu KH Dachlan Zarkasyi melihat pengajaran Al Quran yang tidak tartil, terutama tidak adanya ilmu tajwid (Suara Merdeka, Oktober 2007). Hubungan silaturahmi antara KH Dachlan Zarkasyi dengan KH As’ad Humam pada awalnya berlangsung dengan akrab. Muhammad Jazir mengisahkan bahwa pada tahun 1973 KH As’ad Humam bertemu dengan KH Dachlan Salim Zarkasyi, yang merupakan rekan bisnis KH Humam (Bapak dari KH As’ad Humam) dahulu. KH As’ad Humam gemar pijat, dan kebetulan KH Dachlan juga membuka praktik pijat sehingga berawal dari silaturahim ini kemudian KH As’ad Humam mengenal metode Qiroati.

Dari Qiroati ini pula kemudian muncul gagasan-gagasan KH As’ad Humam untuk mengembangkannya supaya lebih mempermudah penerimaan metode ini bagi santri yang belajar Al Quran. Mulailah KH As’ad Humam bereksperimen, dan hasilnya kemudian ia catat, dan ia usulkan kepada KH Dachlan Zarkasyi.

Namun gagasan-gagasan tersebut seringkali ditolak oleh KH Dachlan Salim Zarkasyi, terutama untuk dimasukkan dalam Qiroati, karena menurutnya Qiroati adalah inayah dari Allah sehingga tidak perlu ada perubahan. Hal inilah yang pada akhirnya menjadikan kedua tokoh ”berkonflik”. Sehingga pada akhirnya muncullah gagasan KH As’ad Humam dan Team Tadarus Angkatan Muda Masjid dan Mushalla (Team Tadarus “AMM”) Yogyakarta untuk menyusun sendiri dengan pengembangan penggunaan cara cepat belajar membaca Al-Qur’an melalui metode Iqro.

Pengembangan penggunaan cara cepat belajar membaca Al-Qur’an dengan metode Iqro yang disusun oleh KH As’ad Humam ini pada awalnya hanya perantaraan dari mulut ke mulut atau getok tular, kemudian dengan ketekunan mampu dikembangkan secara luas dan diterima baik oleh masyarakat di Indonesia bahkan di dunia internasional, dengan dibantu aktivis yang tergabung dalam Team Tadrus AMM Yogyakarta.

hmm capek ane buat nya kepanjangan silahkan anda baca selengkapnya di :http://www.kaskus.co.id/thread/517632e35b2acf7105000009/kh-asad-humam-kakek-yang-ada-di-sampul-buku-iqro/

terima kasih



2 komentar:

  1. Selamat Malam Sobat..

    Keren juga isi postingannya..

    izin baca ya..

    Jangan lupa komentar juga di blog sederhana saya ya :D

    BalasHapus
  2. baru tau gan sejarahnya ky gtu,,

    come back..

    BalasHapus

 
Toggle Footer